Istri
Istri..
Pernah merasa tak waras..
Pernah merasa menyesal..
Pernah merasa amarah..
Pernah merasa sakit hati..
Pernah merasa sia - sia..
Pernah merasa ingin pergi..
Pernah merasa kacau..
Pernah merasa runtuh..
Istri..
Menginginkan segala sesuatu dilakukan bersama. Membina rumah tangga dengan kerjasama yang baik, saling menjadi solusi yang baik dalam setiap rintangan yg merintang. Tidak saling mengandalkan, akan membuat masing-masing menjadi lebih dihargai.
Ketika pasangan tidak menomorsatukan istri, bagaimana jika istri lebih mementingkan diri dan keluarganya saja?
Apa jadinya jika pasangan dan anak sudah tidak lagi menjadi prioritas? Tentu akan hancur bahtera itu.
Apakah arti istri baginya, apakah istri hanya teman yang membantu memasakkan makanannya? Apakah hanya sesuatu yang dapat penyalurkan nafsu birahinya? Sehingga tidak wajib baginya untuk memberi nafkah lahir batin untuk istrinya? Sungguh dimana letak pasangannya yang disebut suami? Sabar memang tak terbatas, namun jika dzalim tetap berbudidaya dirumah tangga, apakah itu sunah nabi? Apakah membuat istri sakit hati itu sunah nabi? Saya percaya bukan seperti itu yang seharusnya.
Sesuatu hal yang selalu terjadi dan dirasakan oleh istri, semua terjadi dan selaku terjadi sampai nanti..
Itulah hati manusia 🥺
Comments
Post a Comment